ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bakal Dikunjungi Jokowi, Gubernur Cek Produksi Tambak Garam Nunkurus

  • Bagikan

Sementara itu, Stanley Jayapranata, Direktur Utama PT Timor Live Stock Lestari mengatakan, perusahaannya siap menerima kedatangan Bapak Presiden. Dari 600 hektar lahan yang dikelola perusahaan, ada 25 hektar yang sudah jadi dan sudah dilakukan panen selama ini. Lahan inilah yang nantinya dilakukan panenan oleh bapak Presiden. Minimal produksi pada saat itu nanti mencapai 300 ton.

Baca Juga :  Posisi Geografis NTT Harus Bermanfaat Bagi Kesejahteraan Masyarakat

“Saya kira kita sudah sangat siap. Nanti pas presiden datang akan panen di 25 hektar yang sudah jadi. Tapi secara keseluruhan konstruksi sudah jadi. Untuk yang 600 hektar ini akan berproduksi secara 100 persen tahun depan, namun akhir tahun ini sebagian besarnya sudah mulai berproduksi, ” jelas Stanley.

Dijelaskannya, total produksi dari 25 hektar yang sudah dikelola selama ini sudah mencapai 100 ton. Untuk pemasarannya, dilakukan kerjasama dengan PT Garam Nasional.

Baca Juga :  STBM Membantu Masyarakat Bebas Stunting Dan Penyakit Malaria

Sementara itu, Kepala Desa Nunkurus, Karel Foes mengapresisi kehadiran perusahaan garam di Desa Nunkurus. Karena selama ini, masyarakat kurang terlalu paham dengan pengelolaan garam yang baik. Masyarakat hanya usaha garam secara tradisional untuk kebutuhan rumah tangga dan bukan untuk dijual.

“Ini sangat menolong dan membantu kami. Karena sebagian besar pekerjanya dari masyarakat dan menambah penghasilan masyarakat. Selama ini kami sangat awam dengan pengelolaan garam seperti ini. Ketika dengar tambak garam dan ada program tentang tambak garam, kami rasakan ini berkat Tuhan lewat pemerintah untuk kesejahteraan masayarakat,” kata Karel.

Baca Juga :  Pilkada Serentak NTT, Manggarai Belum Tandatangan NPHD

Reporter: Usif


  • Bagikan