ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT bersama Tim Percepatan Pembangunan Dorong Ekonomi Kerakyatan di Sumba Timur

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Gubernur Melki tegaskan : Sumba Timur memiliki potensi yang besar, harus dikelola secara optimal ( Ist)

WAINGAPU, fokusnusatenggara.com  —  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt bersama para Ketua Tim Percepatan Pembangunan NTT mengadakan pertemuan terkait Pengembangan Ekonomi Kerakyatan untuk Menanggulangi Kemiskinan dan Stunting.

Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, Gubernur Melky menyampaikan ada dua agenda besar pembangunan daerah, yaitu penguatan ekonomi kerakyatan dan percepatan penurunan stunting. Kedua hal ini saling berkaitan erat, karena kesejahteraan ekonomi keluarga sangat berpengaruh terhadap kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

“Sumba Timur memiliki potensi yang besar, ini harus kita kelola secara optimal agar mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan. Kita perlu terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan peternakan, memperkuat akses pasar bagi para petani dan nelayan, serta mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Program Quik Win Melki-Johni Cukup Berhasil Ini Capaiannya

Produksi dalam penguatan ekonomi kerakyatan lanjut Gubernur, mencakup tiga hal utama yakni

Perencanaan, pengaturan, dan pengendalian produksi hilirisasi produk, dan pendampingan pelaku usaha.

Disamping itu ada literasi keuangan, permodalan, distribusi dan pemasaran.

Pemerintah Provinsi telah membentuk Tim Percepatan Pembangunan NTT yang diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas daerah. Tim ini dibagi dalam 5 tim dan difokuskan pada lima bidang utama, yaitu penguatan ekonomi kerakyatan, komunikasi pemerintahan, implementasi Dasa Cita, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penataan dan penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga :  11 Ribu Pelanggan PDAM Menunggak Pembayaran Pemakaian Air

“Melalui tim ini kiranya dapat terjalin percepatan koordinasi, sinergi program, serta efektivitas pelaksanaan kebijakan pembangunan, sehingga berbagai program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, berbagai potensi ekonomi lokal dapat dikelola secara lebih optimal, sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mempercepat penurunan kemiskinan dan stunting di daerah.

Baca Juga :  Gubernur Melki Minta Pendekatan Personal Pada PPPK dan Perangkat Daerah Provinsi

“Penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan produksi pertanian, peternakan, perikanan, pengembangan UMKM, akses permodalan, serta perluasan pasar akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat. Ketika pendapatan keluarga meningkat, maka kemampuan keluarga untuk menyediakan pangan yang bergizi, layanan kesehatan, serta lingkungan hidup yang layak juga akan semakin baik,” imbuh Gubernur Melki.

  • Bagikan