ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Warga Keturunan Tionghoa Rayakan Imlek Melalui Missa Kudus di Gereja Katedral Kupang

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com Gereja Katedral Kristus Raja Kupang menggelar perayaan Ekaristi dalam rangka Tahun Baru Imlek pada Rabu (29/1/2025) pukul 08.30 WITA. Misa yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh umat Katolik keturunan Tionghoa di Kupang, termasuk Wali Kota Kupang terpilih, Christian Widodo, beserta istrinya.

Ornamen khas Imlek menghiasi bagian dalam dan luar gereja, menciptakan nuansa perayaan yang semarak. Lagu-lagu yang dinyanyikan selama misa pun diaransemen dengan sentuhan musik tradisional Tionghoa. Para umat yang hadir tampak antusias dengan mengenakan busana berwarna merah, simbol keberuntungan dalam tradisi Imlek.

Inkulturasi Budaya dalam Perayaan Imlek

Wali Kota Kupang terpilih, Christian Widodo, menyampaikan apresiasinya atas perayaan Imlek yang dikemas dalam misa. Menurutnya, perpaduan antara tradisi Katolik dan budaya Imlek merupakan bentuk nyata inkulturasi yang memperkaya kehidupan beragama.

Baca Juga :  3. 000 KTP Dukungan Ke Jeriko Mengalir Terkumpul Dalam Sepekan

“Bagus sekali bisa terjadi. Jadi Katolik dan budaya Imlek kita baur, kita campur jadi satu. Kenapa budaya Katolik dan budaya Imlek tidak kita lebur jadi satu? Namanya inkulturasi,” ujar Christian Widodo.

Sebagai simbol pelestarian budaya, Christian mengenakan tenun Maumere dengan sentuhan warna merah, mencerminkan perpaduan budaya lokal dengan tradisi Imlek.

Baca Juga :  Pejabat Harus Pentingkan Pelayanan Publik

Persaudaraan Lintas Etnis dan Budaya

Usai misa, umat berkesempatan bersalaman dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Tidak hanya keturunan Tionghoa, masyarakat lokal turut hadir dan memeriahkan suasana sebagai bentuk persaudaraan lintas budaya dan etnis.

  • Bagikan