dr. Christian juga mengapresiasi kiprah REI NTT yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan hunian layak bagi masyarakat. “Di tengah efisiensi anggaran yang kami alami, di mana 50 persen belanja daerah kami terpangkas, REI hadir membantu kami. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga solusi atas ketimpangan layanan dasar, penurunan daya beli, dan pengelolaan lingkungan yang buruk,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kawasan kumuh bukan sekadar soal tata kelola ruang, tetapi juga mencerminkan kegagalan negara dalam menjamin akses dasar bagi warganya. Oleh karena itu, pemerintah membutuhkan dukungan nyata dari sektor swasta, termasuk REI, untuk menghadirkan perubahan yang berpihak pada rakyat kecil.
Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, dalam sambutannya juga mengapresiasi perhatian dan kehadiran langsung Wali Kota Kupang di tengah kesibukannya. Ia menyebut Wali Kota sebagai sosok pemimpin muda yang progresif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.
Musda ke-IX DPD REI NTT dijadwalkan berlangsung resmi pada 30 Agustus 2025 di Hotel Harper Kupang, dengan agenda utama memilih kepengurusan baru serta merumuskan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan. Pemilihan menggunakan sistem voting yang akan diikuti oleh 52 perusahaan pemegang hak suara. Saat ini DPD REI NTT memiliki 102 perusahaan sebagai anggota
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











