“ Potensi penyebaran virus melalui uang tunai menyebabkan semakin banyak orang meninggalkan uang tunai / cash sebagai alat pembayaran dan memilih bertransaksi secara non tunai. Ini termasuk salah satu tehnologi memutus mata rantai penyebaran virus corona ,” kata I Nyoman Ariawan Atmaja
Dikatakan Nyoman, pembatasan aktifitas ekonomi dan penerapan sosial distancing perlu dijawab dengan inovasi, sehingga kegiatan ekonomi dapat tetap berjalan dengan baik. “ Jadi pembayaran melalui Qris cukup memberikan kemudahan kepada masyarakat. Selai itu sebagai salah satu cara penerapan sosial distancing ,” katanya.
QRIS jelas I Nyoman Ariawan Atmaja bukan suatu aplikasi. Namun merupakan Standar Pembayaran berbasis QR Code yang akan menjadi rujukan berbagai penyelenggara pembayaran menggunakan Hand Phone.
“ Dengan QRIS, pelaku usaha di Pasar Tradisional, pedagang ritel, UMKM maupun transaksi donasi dapat menggunakan model pembayaran tanpa sentuhan. Atau kontak fisik secara non tunai dengan hanya 1 macam QR Code ,” kata I Nyoman Ariawan Atmaja.
Untuk Provinsi NTT, sebut Nyoman, sebanyak 27.292 pedagang sudah terdaftar dan menggunakan QRIS. Dan sebanyak 32% atau 8.787 pedagang diantaranya berlokasi di Kota Kupang. “ Potensi peningkatan jumlah pedagang menggunakan QRIS masih cukup besar jika dilihat dari total jumlah pedagang pasar dan UKM di Provinsi NTT ,” kata I Nyoman Ariawan Atmaja.
Sementara itu Pimpinan BRI Cabang Kupang, Stefanus Juarto mengakui kegiatan yang diselenggarakan berkat dorongan dari BI untuk bersama memperkenalkan sistem pembayaran yang baru secara online maupun tidak tunai.
“ Konsep website pasar BRI dan pembayaran melalui aplikasi Qris ini salah satunya bertujuan membantu memotong rantai penyebaran Covid 19. Selain itu dengan transaksi non tunai semacam ini peluang peredaran uang palsu juga dapat diminimalisir ,” kata Stefanus Juarto.
BRI Cabang Kupang lanjut Stefanus telah membuat website untuk masing-masing pasar yang ada di Kota Kupang dengan total jumlahnya 17 pasar. Para pembeli dapat memesan barang yang akan dibeli melalui website.
“Selanjutnya, pembeli akan membayar ke Agen BRILink dengan aplikasi Qris yang nantinya uang pembelian akan ditransfer ke rekening pedagang. Setelah pembayaran selesai, kurir akan mengantar barang pesanan ke rumah pembeli secara langsung ,” katanya. (Usif)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











