ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Ketua Forum Guru NTT : Perekrutan 19 GTT di SMKN 2 Kupang Langkah Tepat Memperlancar Proses Belajar Mengajar

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Mohon semua pihak bersabar, dan mendukung kebijakan yang diambil,” ujarnya.

Kemelut perekrutan 19 guru tak tetap ini mencuat ke publik ketika Komite Sekolah SMKN 2 Kupang dan Komisi V DPRD NTT menggelar rapat membahas tiga (3) persoalan serius terkait management sekolah tersebut, 10 Februari 2025 lalu.

Tiga persoalan dimaksud yaitu terkait perekrutan tenaga honorer yang dinilai komite sekolah dilakukan secara sepihak oleh Plt Kepsek.

Baca Juga :  Wali Kota Apresiasi Inisiatif Santunan Yatim dan Dhuafa dari Yayasan Suka Sukur dan Lembaga Amil Zakat Sido Giri

Persoalan kedua yaitu tentang prestasi akademik sekolah SMKN 2 Kupang yang menurun. Kemudian ketiga yaitu soal pengelolaan dana sekolah yang diduga tidak transparan.

Namun masih dalam RDP yang sama 11 Februari 2025, Kepsek SMKN 2 Kupang Muhamad Tey secara transparan menjelaskan perekrutan 19 guru tak tetap secara rinci.

Dihadapan anggota DPRD Komisi V Muhamad menyebutkan bahwa perekrutan 19 GTT itu untuk mengisi kekurangan tenaga pendidikk yang purna bakti, pensiun.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Apresiasi Peran K2S dan PJK dalam Memperkuat Kerukunan Sosial dan Pembangunan Kota

“ Bapak Ibu Dewan yang terhormat, perekrutan 19 guru tak tetap itu saya ambil untuk mengisi tenaga pendidik yang pensiun itu untuk melancar proses belajar mengajar di SMKN 2 agar tetap berjalan,” kata Muhamad Tey.

Lanjut Muhamad, kepada mereka, ke 19 guru tak tetap dibuatkan pernyataan diatas kertas bermeterai.

“ Isinya jika nantinya ada guru PPPK atau guru ASN yang ditempatkan di SMKN 2 sesuai mata pelajaran yang mereka asuh, mereka pun bersedia untuk diberhentikan dengan hormat ,” jelas Muhamad.

  • Bagikan