Warga TTU lainnya, Christian Nenohaifeto menilai apa yang dibicarakan Ansy Lema itu memutar balikan fakta yang sesungguhnya tentang Jokowi. Menurutnya, masyarakat khususnya di akar rumput sudah sangat merasakan buah tangan Jokowi.
Dia bahkan menyesal telah memilih Ansy Lema sebagai Caleg DPR RI pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 lalu, kalau pada akhirnya mundur hanya untuk merebut kekuasaan sebagai Gubernur NTT. Apalagi, sampai menyentil Jokowi yang sudah berjasa untuk NTT.
“Apa yang pak Ansy omong itu tidak sesuai dengan yang masyarakat rasakan. Kalau tahu begini, waktu dia (Ansy) Caleg DPR RI saya tidak pilih,” tegas Christian, warga Kampung Maslete itu.
Sementara milenial asal TTU, Deri Frans Neonbeni mengingatkan Ansy Lema agar sebagai politisi dapat memberikan pencerahan dan edukasi politik yang baik kepada masyarakat. Menurut dia, pernyataan Ansy Lema itu sebuah pembodohan bagi masyarakat, demi kepentingan politik sesaat.
“Pak Jokowi sangat dicintai masyarakat NTT karena sudah merasakan buah karyanya. Kalau Pak Ansy bicara begitu, berarti tidak mengakui semua hal yang dilakukan Jikowi untuk NTT,” tegas Deri.
Untuk diketahui, hubungan antara Joko Widodo dengan partai PDI Perjuangan sudah kandas. Jokowi dan partai besutan Megawati Soekarno Putri itu, tak lagi bersama sejak Pilpres 2024
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











