Tanpa aba-aba masyarakat yang melihat hal itu spontan mengikuti apa yang dilakukan Simon Petrus Kamlasi.
Simon Petrus Kamlasi memang terkenal sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap kelestarian alam dan pemanfaatan sumber daya alam terutama air untuk kepentingan masyarakat banyak. Dirinya bahkan telah memulai gerakan jaga alam dan air yang digagasnya sejak 2013 lalu dan dilakukannya secara konsisten hingga saat ini.
Diketahui, Brigjen Simon Petrus Kamlasi adalah penggagas semua program TNI Angkatan Darat Manunggal Air yang sudah mencapai 400 titik. Tak hanya itu, pria kelahiran Soe ini juga pernah menerima rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa pembuatan pompa hidrolik ram (hidram) terbanyak di dunia.
Dalam salah satu wawancara, Simon Petrus Kamlasi mengakui dirinya lahir dari kondisi yang kekurangan air di TTS dan hal tersebut yang memacu dirinya untuk terus mengembangkan pengetahuan di bidang air hingga bisa mewujudkannya.
“Saya lahir dari kondisi kekurangan air dan itulah saat ini kegiatan lebih banyak terkait air dan pengembangan lanjutan,” ungkapnya dalam siniar di kanal Youtube Pos Kupang.
Jendral TNI bintang satu itu sebelumnya juga pernah membuat demplot smart farmimg untuk percontohan. Simon Petrus Kamlasi atau sering disapa SPK telah membuka lahan kurang lebih 1.000 hektar untuk pertanian di berbagai daerah dengan uang sendiri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











