“Khusus SDM aparatur, Paket SIAGA siap menerapkan the right man, on the rght place, on the right job dan on the right time,” tegasnya.
Pihaknya akan menerapkan tanpa pandang bulu dalam memberikan reward dan punishment untuk menjadi dasar.
“Bagi yang bekerja baik tentu perlu diberikan penghargaan sebagai bentuk menghargai kinerjanya, tapi bagi yang memiliki kekurangan kita perbaiki, sedangkan kalau kinerjanya buruk tentu ada hukumannya,” jelas dia.
Begitu juga dengan sistem eselonisasi, lanjut SPK, semuanya sudah ada aturan, maka dengan serius akan dilakukan. Karena dengan aturan dan parameter untuk menilai tingkat kemampuan ASN masing-masing itu ada, dan akan dilaksanakan.
“Untuk balas jasa, Paket SIAGA tidak akan melegalkan itu, dan sangat jauh dari pemikiran kami,” tandas SPK.
Jika sampai itu terjadi, tambah SPK, semua ini akan dilihat oleh rakyat, sehingga harus dipertanggungjawabkan.
“Kalau memang orangnya berkompeten, ada cara dan aturannya silahkan itu ditempuh. Paket SIAGA tidak akan melakukan, dan jauh dari balas jasa,” ulang SPK.
Bagi SPK dan Andre Garu (AG) sudah siap untuk melepaskan semuanya, dan mengorbankan apa yang dimiliki untuk seluruh masyarakat NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











