Kendati mendapat serangan dari Melki Laka Lena, Calon Gubernur berpangkat jenderal bintang satu TNI itu tidak membalas. Jiwa ksatria dalam diri SPK membuat putra Timor itu tetap tenang.
Bukan karena SPK tidak mampu berargumentasi soal pembangunan air bersih yang dikerjakan sejak masih aktif sebagai anggota TNI, dalam program TNI manunggal air.
Namun SPK tidak mau mempertontonkan arogansi dan keangkuhan di ruang publik, tetapi secara eksplisit memberikan gambaran soal ide dan gagasan membangun air untuk kesejahteraan masyarakat NTT.
Kendati Melki Laka Lena tidak mengakui karya besar Simon Petrus Kamlasi yang berkaitan dengan kehidupan makluk hidup, namun inovasi cerdas Jenderal bintang satu ini telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, termasuk Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Kepala Staf Angkatan Darat.
“Saya barusan dari Atambua. Di sana saya melihat banyak. Jadi kenapa saya menyatakan peresmian 2.664 titik air se-Indonesia raya ini di NTT. Karena ide pertama membuat air itu di NTT. Jadi gara-gara ngobrol sama si Brigjen satu ini, Simon (Brigjen TNI Simon Petrus Kamlasi),” ungkap Jendera Maruli saat meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis di Kelurahan Namosain, Kota Kupang, Rabu (31/7/2024) lalu.
Untuk diketahui, melalui program TNI Manunggal Air, calon gubernur Simon Petrus Kamlasi telah membangun 400 titik air di daratan Timor, Flores dan lainnya yang sudah dinikmati masyarakat, bukan baru bermimpi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











