ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Program Mama Bantu Mama’ Ala Jane Natalia ‘Sihir’ Tiga Kabupaten di Manggarai: Disambut dan Diapresiasi

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Jane sebagai satu-satunya perempuan yang maju dalam bursa Cawagub kali ini, dan program tersebut dianggap membawa angin segar bagi kebangkitan perempuan di NTT.

Dalam kunjungannya, Jane diterima oleh para relawan Ansy-Jane dan simpatisan dengan penuh semangat. Teriakan “MANYALA Kaka” menggema dari para Mama-Mama yang dengan antusias menyambut kehadiran Jane di tengah-tengah mereka.

Seruan tersebut tak hanya simbol dukungan, tetapi juga menggambarkan harapan besar mereka terhadap figur Jane sebagai sosok perempuan yang akan membawa perubahan bagi provinsi ini.

Baca Juga :  Panen Perdana 15 Ton Hortikultura, Komitmen Nyata Jane Natalia Suryanto untuk NTT

Jane dianggap sebagai sosok ibu yang mampu melayani masyarakat dengan ketulusan. Harapan akan pemimpin perempuan yang peduli, tangguh, dan penuh perhatian menjadi alasan mengapa banyak dari mereka mendukung penuh pencalonan Jane.

Selain dukungan program, para simpatisan Ansy-Jane juga menyatakan keyakinannya bahwa Jane, dengan pengalaman dan visinya, mampu menjadi pemimpin yang membawa perubahan positif. Mereka percaya bahwa kombinasi Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto adalah pasangan yang ideal untuk memajukan NTT dalam berbagai sektor, terutama dalam pemberdayaan perempuan.

Baca Juga :  Hari ini Ketua KPU Malaka Dilaporkan Ke Bawaslu

Kunjungan yang begitu hangat dan penuh semangat di Manggarai, Jane berharap bisa terus mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat NTT. “Kami ingin membangun NTT bersama-sama, dengan semangat gotong royong dan kerja sama antara semua elemen, terutama perempuan,” ujar Jane.

Perjalanan Jane di Manggarai tidak hanya memperkuat dukungannya di daerah tersebut, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai simbol kebangkitan perempuan di NTT. Program-program yang diusungnya menjadi harapan baru bagi banyak perempuan yang selama ini kurang terfasilitasi, terutama di wilayah pedesaan.

  • Bagikan