Hal yang sama diungkapkan Oscar Banamtuan, tokoh pemuda Desa Polo, Kecamatan Amanuban Selatan. Dia menjelaskan, pada pemilihan legislatif lalu mereka dijanjikan akan diberikan hand tractor dan beberapa alat pertanian. Namun setelah terpilih janji tersebut tidak ditepati.
“Ketika melakukan kampanye Caleg DPR RI mereka bilang harus ada keterwakilan di pusat, sehingga bisa membawa aspirasi rakyat. Dia bilang pilih dia supaya bisa perjuangkan aspirasi rakyat,” kata dia.
Menurut dia, pemuda desa tersebut Semakin kecewa setelah mengetahui kalau figur yang didukung tidak dilantik karena maju sebagai calon gubernur NTT.
“Kami sudah kasi piring makan, makanannya tidak dimakan, malah mau cari yang lebih besar lagi,” kata dia. (***)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











