Uly Riwu Kaho juga akan fokus pada pengembangan SDM yang unggul dan profesional. Semua dosen akan didorong untuk bergelar doktor dan memiliki jabatan fungsional minimal Lektor kepala sampai guru besar dan tentu seluruhnya sudah tersertifikasi.
Mewujudkan kampus inklusif, berkarakter dan berbasis pada kearifan lokal sehingga aspek budaya menjadi platform, dengan rencana pengembangan pada pola pokok berbasis pada budaya dan lingkungan alam.
Ada beberapa catatan terkait program unggulan bahwa bagaimana optimalisasi sistem akademik dan admisi berbasis sistem informasi atau berbasis digital. Dengan dilaksanakannya revolusi industri 4.0 dan menuju 5.0 tentang layanan berbasis IT tidak mungkin terhindarkan. Bukan sekedar automasi tetapi seluruh layanan berbasis IT perlu ditingkatkan.
Penyempurnaan kurikulum berbasis MBKM dan muatan lokal. Meningkatkan peningkatan akreditasi dan mutu Prodi terutama dalam gugus kendali mutu dan gugus pengendali mutu. Peningkatan riset, publikasi dan inovasi daerah, peningkatan pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama baik lokal dan internasional.
Peningkatan kerjasama antara dunia usaha dan alumni, dunia usaha dan dunia industri perlu karena perguruan tinggi diukur dari sana. Dimana hasil riset bisa dimanfaatkan diaplikasikan kepada masyarakat. Bagaimana melakukan penguatan karakter dan kepemimpinan karena 2025-2029 adalah tahap kedua dari rencana induk pengembangan institusi kampus.
“Ada beberapa hal yang menjadi dasar panggilan saya untuk mendaftar sebagai bakal calon dan calon rektor yakni saya adalah alumni yang lahir dan dibesarkan oleh lembaga. Sebagai seorang anak dari lembaga ini akan mengabdikan seluruh kemampuan dan dedikasi loyalitas saya bagi lembaga ini”.
Ir. Darmanto F. Kisse, MP menjabat sebagai Wakil Rektor III UPG 1945 NTT saat ini mencalonkan diri sebagai Rektor UPG 1945 dengan motivasi dan fokus pada tiga tugas utama yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dengan latar belakang aktivis dan latar belakang tugas empirisnya di kampus yang pernah menjabat Sekretaris kemudian naik menjadi Ketua Badan Penjamin Mutu Pendidikan dan saat ini menjabat Wakil Rektor III.
Dengan basik tugas itu Darmanto menawarkan diri untuk memimpin universitas dengan fokus pada tiga tugas utama yakni memacu pembelajaran yang baik, penelitian yang baik dan pengabdian yang baik.
“Saya mengabdi di lembaga inj sejak 2001 kita ada di era 4.0 menuju 5.0 tetapi pusatnya adalah manusia, kita jangan lupa itu dan kampus ini harus melahirkan manusia yang cerdas tapi hatinya sesuai dengan apa yang Tuhan mau dan budaya,”.
Menurut Darmanto tujuannya mencalonkan diri bukan bukan untuk menyingkirkan orang. Tetapi untuk kepentingan memajukan lembaga yakni Kampus UPG 1945 NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











