ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tiga Kandidat Calon Rektor UPG 1945, Akan bertarung Pada Pemilihan 13 Juni 2025 Mendatang

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG,fokusnusatenggara.com  —  Universitas Persatuan Guru 1945 ( UPG 45 ) Kupang NTT akan mengadakan pemilihan Rektor 13 Juni 2025 mendatang. Tiga kandidat calon resmi mendaftar yakni David R. E. Selan, SE.,MM yang saat ini menjabat sebagai Rektor UPG 1945 NTT, Uly J. Riwu Kaho, SP.,M.Si saat ini juga menjabat sebagai Wakil Rektor I dan Ir. Darmanto F. Kisse, MP menjabat sebagai Wakil Rektor III UPG 1945 NTT.

Dari ketiga kandidat calon ini salah satunya  David Selan, SE.,MM yang menjabat Rektor Universitas Persatuan Guru 1945. Dia telah mendaftar dan kembali ikut bertarung sebagai calon rector bersama dua kandidat calon lainnya.

Kepada awak media konfrensi pers di Lantai II Kampus UPG NTT David mengatakan jika dipercayakan kembali, akan memajukan UPG sebagai pusat unggulan pendidikan tinggi yang bermutu, kolaboratif global dan berdampak pada pembangunan daerah dan secara nasional, tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Yosef Lede Menerima dan Melepas Mahasiswa KKN UPG 1945 di Kabupaten Kupang

“ Jika saya terpilih kembali akan berupaya menyempurnakan kurikulum berbasis Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Selain itu mendorong semua program studi yang memiliki program flagship (misalnya kewirausahaan, teknologi atau pendidikan inklusif) ,” tegas David.

“ Saya juga siap untuk menyediakan platform digital terintegrasi untuk pembelajaran dan asesmen,” Tambah David.

Dia mengatakan dunia sudah tidak lagi dibatasi oleh sekat geografis sehingga akan membangun dan memperluas MoU dengan perguruan tinggi luar negeri, khususnya di Asia Tenggara, Jepang, Belanda, dan Australia. Serta mendorong program pertukaran mahasiswa dan dosen.

Baca Juga :  Untuk Memenuhi Kuota Dapodik, SMK Negeri 6 Kupang Masih Terima Siswa Baru Secara Ofline

David juga akan mempersiapkan kampus UPG sebagai pusat uji bahasa internasional (seperti IELTS, TOEFL, JLPT) dan mengintegrasikan mata kuliah internasional dalam kurikulum.

Menurut David, universitas tidak akan maju jika dosennya stagnan. Maka ia akan menjamin fasilitasi studi lanjut program doktor (S3) bagi dosen muda. Membangun sistem insentif berbasis kinerja akademik dan pengabdian. Mendirikan pusat peningkatan kompetensi dosen dan tendik. Mendorong dosen untuk memiliki publikasi bereputasi melalui pendampingan intensif.

“Kampus kita harus naik kelas, baik secara nasional maupun internasional. Saya akan: mendorong semua program studi terakreditasi minimal Baik Sekali, dan secara bertahap menuju Unggul. Mengaktifkan kembali tim gugus mutu di tiap unit kerja. Menyusun Peta Jalan Akreditasi Institusi dan Prodi 2025–2030 serta memastikan keterlibatan aktif alumni dan mitra dunia kerja dalam penjaminan mutu ,” katanya

Baca Juga :  Empat SMPN di Kota Kupang Masuk Kriteria Survei Kemendikdasmen Tahun 2025 Terkait UKS

Pada Kesempatan yang sama kandidat lainnhya Uly J. Riwu Kaho juga mengatakan jika terpilih akan mendorong UPG 1945 menjadi perguruan tinggi yang unggul berbudaya dan menjadi kebanggan warga PGRI termasuk masyarakat NTT.

Lanjunya, ada beberapa misi yang menjadi prioritas utama yakni meningkatkan mutu.

“Mutu kita sudah teruji tapi tetap dalam fokus kita bahwa meningkatkan mutu Tri Dharma yang sesuai dengan budaya dan kebutuhan standar perguruan tinggi yang telah ditetapkan. Kita perlu menerapkan tata kelola yang lebih profesional, transparan dan akuntabel ,” kata Uly Riwu Kaho

  • Bagikan