Kepada para guru, Gubernur berpesan agar menjadi teladan bagi peserta didik, bukan hanya melalui ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara kepada para siswa, Melki mengajak agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
“Rajinlah belajar, hormati guru dan orang tua, bangun persahabatan, jauhi kekerasan, penyalahgunaan narkoba, perundungan, maupun kenakalan remaja. Jadilah generasi yang siap menjadi pemimpin masa depan bagi Sumba Barat, NTT, dan Indonesia,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu pembelajaran, serta pengembangan kompetensi peserta didik agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Ia juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar Masyarakat setiap pukul 18.00 hingga 19.30 WITA.
Sementara itu, Kepala SMA Katolik St. Agustinus Tana Mali, Hironimus Ara Rate, mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT. Ia menjelaskan sekolah yang berdiri sejak 15 Juli 2023 itu kini memiliki 101 peserta didik dan terus berkembang.
“Kunjungan Bapak Gubernur sekaligus penyerahan izin operasional ini menjadi kado istimewa bagi kami. Ini menjadi penyemangat bagi seluruh guru, siswa, dan yayasan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar RD Hironimus
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











