ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Keracunan Makan Bergizi di SMPN 8 Kupang Ketua PGRI Sam Haning Minta APH Usut Tuntas

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Anak-anak ini bisa trauma makan di sekolah. Bisa ganggu proses belajar mereka. Jangan anggap enteng dampak psikologisnya,” katanya.

Ia meminta pihak medis, khususnya rumah sakit dan dokter yang menangani, memberikan penanganan prioritas dengan kualitas terbaik, agar siswa bisa cepat pulih secara fisik dan mental.

 Pentingnya Cek Medis Sebelum Sajikan Makanan

Sam Haning menyoroti kurangnya keterlibatan tim medis dan pengawasan kualitas makanan sebelum disalurkan. Ia menyebut ini sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh terulang.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif R 408 Gali Potensi Kemandirian Generasi Muda

“Makanan yang masuk ke sekolah harus dicek dulu secara medis. Harus higienis, sesuai standar kesehatan, dan cocok untuk anak-anak. Kalau tidak, risikonya besar sekali,” jelasnya.

Ia menyebut, pihak sekolah, penyedia jasa makanan, dan pengelola program semuanya harus diperiksa untuk mengetahui di mana titik kesalahan dan siapa yang harus bertanggung jawab.`

  • Bagikan