ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Keracunan Makan Bergizi di SMPN 8 Kupang Ketua PGRI Sam Haning Minta APH Usut Tuntas

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com  — Skandal keracunan massal akibat makan bergizi gratis kembali mengguncang dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur. Kali ini, sebanyak 101 siswa SMP Negeri 8 Kota Kupang harus dilarikan ke rumah sakit usai mengonsumsi makanan dari program bantuan pemerintah ini pada Selasa 22 Juli 2025.

Peristiwa ini langsung mendapat sorotan tajam dari Ketua PGRI Provinsi NTT, Dr. Sam Haning, SH., MH.

“Saya sangat prihatin. Ini sudah keterlaluan. Program pemerintah yang seharusnya menyehatkan malah jadi ancaman kesehatan bagi anak-anak. Saya minta aparat hukum segera turun tangan dan usut tuntas,” tegas Dr. Haning dalam keterangannya.

Baca Juga :  Mahasiswa TNTC Dapat Pelatihan Ramp Safety dan Security Awarenes

Menurutnya, kasus ini bukan hanya soal keracunan biasa, tetapi menyangkut masa depan dan keselamatan anak-anak sekolah. Ia menilai, kelalaian dalam penyaluran makanan tidak bisa ditoleransi lagi.

Trauma Psikologis dan Gangguan Belajar

Dr. Sam Haning menjelaskan bahwa efek dari kejadian ini bukan hanya pada fisik, tetapi juga menyebabkan trauma psikis pada para siswa.

  • Bagikan