“Ya dalam kondisi anggaran terbatas seperti ini kita dituntut untuk cari solusi, persoalan persoalan kecil soal pembangunan di masyarakat yang perlu ditangani segera tapi anggarannya tidak tersedia ya CSR bisa jadi solusi. Kedepan kita coba optimalkan CSR ini dengan melihat data perusahaan yang lagi investasi di kabupaten Kupang ,”kata Marten Rahakbauw, Jumad 14 Februari 2025 seperti dilansir timurtoday.id.
Plt.Sekda Marten Rahakbauw menyebut nama perusahaan yang sementara investasi garam di wilayah kabupaten Kupang yang setahu Marthen belum diketahui secara jelas realisasi CSR-nya untuk masyarakat kabupaten Kupang.
“Investasi disini ada banyak, Bank yang sering kita dengar realisasi CSR-nya tapi yang lain seperti perusahaan Garam di Oebelo Kupang timur, Bipolo sana kan kita tidak tahu persis CSR-nya sampai sekarang padahal investasinya besar dan sudah lama itu,”kata Rahakbauw.
Selain itu terkait kondisi keuangan daerah yang tidak sehat kata Marthen Rahakbauw, kedepan perlu mengoptimalkan pengelolaan potensi sumber daya yang ada untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kita harus optimalkan sumber pendapatan yang ada untuk naikan PAD, misalnya retribusi tambang galian C,”katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











