Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen pemerintah provinsi untuk membangun sinergi bersama organisasi kepemudaan, khususnya mahasiswa, dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan strategis di NTT.
“Pemerataan akses pendidikan dan kesehatan memang masih menjadi tantangan besar kita. Tapi saya percaya, melalui kolaborasi seperti ini, pemerintah tidak berjalan sendiri. Kami terbuka bekerja sama dengan KMHDI dan anak muda lainnya yang punya kepedulian terhadap daerah,” jelas I Gede menirukan pernytaan dukungan Gubernur NTT.
Dalam kesempatan tersebut, KMHDI juga memaparkan rencana program “KMHDI Mengajar” di Kabupaten Ende. Program ini dirancang untuk memperkuat generasi muda Hindu melalui pendekatan pendidikan berbasis nilai-nilai dharma, kepemimpinan, dan nasionalisme.
“Saya mendukung penuh pelaksanaan program KMHDI Mengajar di Ende. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi bagian dari upaya menjaga nilai luhur Pancasila yang lahir dari rahim daerah itu,” ujar Gubernur Melki.
Audiensi ditutup dengan semangat kolaboratif antara KMHDI dan Pemprov NTT untuk bersama-sama membangun daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya saing tinggi melalui penguatan tiga pilar utama: spiritualitas, pendidikan, dan kesehatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











