Kepergian beliau meninggalkan kekosongan besar, terutama karena Pastor Jorum telah mengagendakan tugas besar pada pagi hari tersebut.
Sedianya, ia akan memimpin Misa Natal pukul 06.00 yang dirangkaikan dengan pembaptisan lebih dari 100 anak.
Seluruh agenda pastoral tersebut terpaksa dibatalkan seiring dengan tersebarnya berita duka di kalangan umat.
Kesedihan kolektif ini dirangkum dalam pernyataan emosional salah satu jemaat:
“Natal tahun ini telah berubah menjadi hari yang buruk bagi paroki kami,” ujar seorang umat dengan suara bergetar.
Sosok dan Penghormatan terakhir
Pastor Jorum dikenal sebagai pribadi yang hangat, aktif, dan sangat membumi dengan jemaatnya.
Selain di Zimbabwe, kabar ini juga mengguncang komunitas akademis di Indonesia.
Melalui grup WhatsApp Alumni IFTK Ledalero, para kolega dan mantan anak didik beliau di Flores turut memberikan penghormatan terakhir dan mengonfirmasi kepergian sang misionaris.
Saat ini, penyebab pasti meninggalnya Pastor Jorum masih dalam tahap pendalaman oleh pihak terkait.
Pihak Paroki St. Dominic’s berkomitmen akan memberikan informasi resmi lanjutan kepada seluruh umat jika rincian lebih detail telah tersedia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











