ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Satu Jam Menjadi “Raja” Takpala

  • Bagikan

“ anak sangat cocok dan gagah kenakan pakaian ini,” begitu kesan pertama Abner Yetimau, ketika melihat penampilan saya menggunakan pakaian tersebut.

Setelah keluar dari rumah adat Takpala, saya kemudian berbaur dengan semua masyarakat Takpala. Bahkan beberapa rekan wartawan sempat abadikan momen tersebut dengan foto bersama, sambil memuji penampilan baru saya bagai seorang raja.

“ Teman kelihatan gagah dengan pakaian ini, tadi saya hampir salah kenal. Saya pikir teman adalah raja dan kepala suku Takpala,” ungkap Jos Dias, Pemimpin Redaksi mediantt.com

Baca Juga :  Celia Sanchez, Pejuang Wanita Revolusioner Kuba

Inilah kondisi Masyarakat Adat Takpala. Demi mempertahankan kondisi dan peradaban mereka, masyarakat Adat Takpala harus menolak program pemerintah Kabupaten Alor, untuk memberikan fasilitas listrik gratis bagi mereka.

“ Kami tolak listrik bantuan dari pemerintah. Alasannya kami hanya mau mempertahankan cirri khas masyarakat kampung adat Takpala, bukan karena kami tidak mampu,” tutur Yetimau.

Baca Juga :  Bupati Sikka : Gren Mahe Harus Dikembangkan Sebagai Destinasi Wisata Baru

Penulis : Leonardo Jeffry Taolin

 

  • Bagikan