ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TPNPB OPM Klaim Serang Pendulang Emas di Yahukimo Papua Tewaskan 11 orang

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Letkol Inf Tommy Yudhistyo mengatakan korban selamat dalam tragedi pembantaian tersebut berada di dua lokasi, yakni Dekai dan Kampung Mabul Distrik Koroway, Kabupaten Asmat.

“Benar (ada korban selamat) 12 orang sudah berada di Dekai Yahukimo, dan kurang lebih 40 orang berada di Kampung Mabul Distrik, Koroway, Kabupaten Asmat,” ungkapnya.

Ditegaskan oleh Dandim 1710/Yahukimo seluruh korban yang selamat merupakan pendulang. Selain itu, dirinya juga menegaskan korban meninggal seluruhnya adalah warga sipil.

Daftar 7 Korban Meninggal Dunia, Sahrudin (luka bacok di kepala), Wawan (22 tahun, terkena panah), Gorontalo (terkena panah), Feri Muarakun (terkena tembakan), Stanly (tertangkap), Sanger (tertangkap), Aidil (dibacok di leher bagian belakang)

Baca Juga :  Pasukan TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Dua Anggota Militer Indonesia dan Rampas Senjata di Lani Jaya

Daftar 46 Korban Selamat:

Sebanyak 35 orang diketahui berada di Distrik Koroway Bulanop, Kampung Mabul, Kabupaten Mappi: Bapak Jaktam, Elo, Junus, Alma, Iqbal, Erdin, Ibu Feni, Ibu Meylani, Ibu Helma, Jefer, Imanuel, Albert, Aldo, Samuel, Andi K, Agus S, Muktar, Nenak, Rasi, Celus, Mas Botak, apak Irwan, Syemal, Fadil, Aca, Robert, Johan, Bram, Syawang, Markus, Melki, Maikel, Ele, Rio dan Jon

Baca Juga :  Tetapkan 9 Kabupaten di Papua sebagai Zona Perang, TPNPB Minta Indonesia Segera Evakuasi Warganya

Sementara itu, sembilan orang lainnya terpisah dari rombongan dan hingga kini belum diketahui keberadaannya: Bungsu Hari, Sahrudin, Anwar Tejo, Mustafa, Mursaleh,Sahmadi, Agung, Iyan, Ansar,Dani (kepala dusun) dan Geby (istri Dani)

Menurut informasi yang diterima fajarpapua.com, para penambang yang selamat sebagian besar masih bersembunyi di hutan untuk mencari jalur pelolosan. Beberapa di antaranya telah berhasil melarikan diri melalui jalur sungai menuju Distrik Koroway Bulanop, Kampung Mabul, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Diperkirakan, sekitar 30 orang lainnya masih bertahan di dalam hutan.

Baca Juga :  Polda NTT Gagalkan Pengiriman Calon Korban Perdagangan Orang ke Taiwan, Tersangka Diamankan di Bali

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, dalam keterangan yang disampaikan melalui grup WhatsApp Mitra Media ODC menyebutkan bahwa korban selamat masih berada di sekitar lokasi kejadian.

“Korban selamat masih berada di TKP. Waktu tempuh dari Yahukimo ke lokasi sekitar 10 jam dan hanya bisa dilakukan pada siang hari,” ujarnya.

  • Bagikan