ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo Klaim Tembak Dua Anggota Militer Indonesia

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“ Sudah berulangkali, kami peringatkan,ini wilayah perang. Jangan membangun apapun. Tetapi masih mau melawan. Karena itu begitu ada aktivitas dan anggota pasukan kami melihat akan serang. Soal pembangunan, biarlah setelah kami merdeka baru membangun sendiri diwilayah kami tanah tumpah darah Papua ,” jelas Sebby Sambom.

Sebby menyebutkan pula, bahwa tugas aparat militer Indonesia di Papua, hanya untuk melakukan pengamanan negara serta perang melawan TPNPB-OPM. “ Bukan ditugaskan menjadi tukang bangunan, tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, serta tugas dan fungsi sipil seperti biasanya ,” katanya.

Karena itu tegas Sebby, TPNPB OPM memerintahkan kepada seluruh warga transmigrasi Indonesia yang berada di Papua, untuk segera keluar dari Tanah Papua. Sebab, TPNPB OPM di 36 Kodap akan melakukan eksekusi mati bagi seluruh warga Indonesia yang bekerja sebagai tukang ojek, tukang bangunan, pegawai negeri bahkan tenaga kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga :  Papua Dikenalkan Kepada Dunia Sebagai Bangsa Siap Merdeka Pada 1 Desember

“ Fakta dilapngan, semua ahli fungsi sipil telah dikendalikan oleh aparat militer Indonesia di daerah konflik bersenjata di Tanah Papua. Karena itu tidak ada kata lain, kami lawan,” katanya.

Menyangkut penembakan dua angota militer versi TPNPB OPM ini, sejauh ini Polda Papua belum memberikan keterangan resmi. Sejumlah awak media sudah berupaya menguhubungi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Beny Ady Prabowo belum dijawab.

  • Bagikan