ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapolres Manggarai Timur Perintahkan Kasi Propam Cek Oknum Polisi Jaik Dalam Dugaan Kasus Penggelapan Mobil

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Saat itu,udin atau disapa Mike tersebut sedang dalam keadaan sakit.Mereka menyampaikan keperluan mereka ke Udin untuk meminjamkan sejumlah uang dengan jaminan mobil.

“Saya waktu itu lagi sakit.Mereka datang omong untuk pinjam uang dengan jaminan mobil.Saya bilang ke mereka saya hanya ada uang 15 juta.Akhirnya,mereka bilang berapa saja yang ada dulu.Akhirnya saya transfer 15 juta pertama dan 15 juta juga saya transfer ke dua”,jelas udin saat diwawancara Trennews,Minggu(30/3/2025) di rumah kediamannya udin.

Walaupun dalam keadaan sakit,udin sempat mempertanyakan surat-surat kelengkapan mobil inova tersebut.Namun,Polisi Jaik meyakinkan udin bahwa mobil tersebut merupakan miliknya sendiri.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Sumur Bor Oenuntono Mubazir! Kejari Kupang dan Tim Ahli Lidik

“Saya juga sempat tanya ke Polisi Jaik.Mana BPKBnya ? Dia bilang di rumah,istrinya yang pegang.Selain itu,saya juga tanya kenapa platnya tidak dipasang,katanya ini mobil operasi “,jelas udin.

Udin pun mulai mempertanyakan BPKB mobil tersebut.Lagi-lagi,Polisi Jaik dengan penuh percaya diri meyakinkan si udin bahwa BPKBnya dipegang istrinya di Borong.

Udin pun kecantol tipu muslihat polisi Jaik tanpa melakukan sinkronisasi nama yang tertera di STNK mobil dengan identitas polisi Jaik.

Baca Juga :  Penyidik Polres Matim di NTT Periksa Pemilik Media Flores Editorial Terduga Pelaku Penganiayaan Sesama Wartawan

Pada akhirnya,udin mentransfer 15 juta ke rekening Polisi Jaik.Dan besoknya lagi ditransfer 15 juta lagi.Sehingga total semuanya 30 juta uang yang dipinjam polisi Jaik dengan jaminan mobil inova milik Emilia.

  • Bagikan