ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Di NTT ! Seorang Pemilih Masih Hidup Tapi Dinyatakan Meninggal, Simak Kasusnya

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Saya merasa ada mafia yang bermain dengan data ini. Bagaimana bisa saya yang masih hidup dinyatakan meninggal?” ujarnya dengan nada kesal seperti dilansir batastimor.

Kasus ini tidak hanya berdampak pada hak pilih Yohanes. Saat Pemilihan Presiden sebelumnya, Yohanes juga sempat tidak diizinkan memilih karena tidak terdaftar dalam DPT.

Namun, setelah memprotes, ia akhirnya diakomodasi melalui Daftar Pemilih Khusus. Kini, dengan statusnya sebagai “warga meninggal,” hak pilihnya kembali terancam.

Baca Juga :  Prof Jefri Bale Tegaskan ! Akan Berkolaborasi dengan Kejati NTT Tuntaskan Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung FK dan FKH

Yohanes berharap agar pemerintah segera memulihkan data dirinya agar ia dapat kembali menggunakan hak pilihnya serta mengaktifkan kembali Kartu BPJS-nya.

Ia juga meminta agar aparat penegak hukum mengusut kasus ini dan menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan manipulasi data. Laporan telah diajukan ke Polres TTS, dan Yohanes menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Marak Penangkapan Ikan Ilegal Di Perairan Kupang

Kasus ini menyoroti masalah krusial dalam pengelolaan data kependudukan yang tidak hanya memengaruhi akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga hak dasar warga negara untuk berpartisipasi dalam pemilu

  • Bagikan