Kabidhumas juga menegaskan bahwa pos pengamanan dan pos pelayanan berfungsi optimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat, mulai dari informasi hingga penanganan kejadian darurat.
Ia menambahkan, beberapa potensi kerawanan tetap menjadi perhatian, seperti kepadatan di pelabuhan, faktor cuaca ekstrem, serta aktivitas wisata bahari yang berisiko kecelakaan.
“Langkah antisipasi terus kami lakukan melalui peningkatan patroli, penyampaian imbauan kamtibmas, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat,” tambahnya.
Sementara itu, dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya peningkatan pengamanan di objek wisata, pelayanan yang humanis, serta respons cepat terhadap potensi gangguan seperti kecelakaan lalu lintas dan bencana.
Menutup keterangannya, Kabidhumas mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan arus balik serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Dengan penguatan pengamanan, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan yang optimal, Polda NTT berkomitmen menjaga arus balik Idul Fitri 1447 H tetap aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











