ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

ALD Picu Kerusuhan di Pasar Tente, Sebanyak 183 Warga dari Sumba NTT Dievakuasi ke Dinsos Bima

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Jaminan dan dukungan keamanan pun diberikan, berdasarkan hasil rapat koordinasi Muspika Kecamatan Woha (Camat, Danramil dan Kapolsek),” terangnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Isyrah mengatakan warga yang terdiri anak-anak, remaja, dan orang tua tersebut terpaksa diungsikan karena ruang penampungan di Mapolsek tidak memadai.

“Rinciannya sebanyak 103 orang dievakuasi ke Kantor Dinsos Bima, dan 80 orang diungsikan di Mapolres Bima,” ungkapnya.

Baca Juga :  Marak Judi Sabung Ayam dan Bola Guling di Fatuao Tunabesi, Diduga Dibekingi Aparat Keamanan

Menurutnya, di dua lokasi pengungsian telah dibangun posko bagi warga yang ketakutan adanya aksi susulan dari warga dan keluarga korban pelecehan seksual di Bima.

“Untuk keperluan makan dan minum para pengungsi dipastikan aman. Kebutuhan tersebut ditanggung sepenuhnya pemerintah dan ada juga swadaya dari pihak terkait,” jelas Isyrah

Pelaku ditangkap

Sementara itu aparat Polres Bima berhasil membekuk ALD di Pelabuhan Sape, saat mau kabur ke Bima

Baca Juga :  Lagi! Kajati NTT Sita Rp 100 Juta Kasus Dugaan Korupsi Gedung Kuliah Terpadu FKKH Undana Kupang

“Sudah ditangkap di Sape sekitar pukul 13.30 Wita,” kata Kasat Reskrim Polres Bima AKP Abdul Malik di Bima, Kamis sore, 16 Januari 2024.

AKP Abdul menjelaskan bahwa penangkapan ALD berkat dukungan dan bantuan warga Sumba, NTT. Mereka memberikan informasi bahwa pria tersebut hendak kabur ke luar pulau.

“Saat penangkapan, pelaku hendak menyeberang ke arah timur menuju Sumba,” ujarnya menukil Antara.

Baca Juga :  Miris! Kejadian Malaka, Suami Hamili Anak Angkat Istrinya Malah Suruh Korban Minum Ekstra Joss

Atas penangkapan tersebut, kini ALD telah ditahan di Polres Bima.

Iwan memastikan pihaknya menangkap ALD untuk proses hukum lebih lanjut.

  • Bagikan