ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Usman Husin Dialog Dengan Petani di Pinggir Bendungan Lekobatu Saat Reses di Rote Ndao

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Husin 1
Usman Husin Dialog Dengan Petani di Pinggir Bendungan Lekobatu Saat Reses di Rote Ndao ( Ist)

Di bawah suasana sederhana pinggir sawah, rasa syukur para petani begitu terasa. Mereka menyampaikan terima kasih karena bendungan yang lama rusak kini kembali memberi harapan baru bagi kehidupan pertanian mereka.

Usman Husin mengatakan, dirinya merasa bahagia bisa bertemu langsung dengan masyarakat di lokasi yang memiliki arti penting bagi para petani.

“Petani meminta reses dilakukan di sini karena mereka ingin menunjukkan rasa syukur. Setelah puluhan tahun rusak, sekarang bendungan ini sudah bisa dimanfaatkan lagi. Air sudah mengalir ke sawah dan petani mulai merasakan manfaatnya,” ujar Usman Husin.

Baca Juga :  Kekurangan Garam Nasional Bisa Ditutup Dari Provinsi NTT

Ia menegaskan bahwa perjuangan terhadap kebutuhan dasar petani, terutama irigasi, harus terus menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau air tersedia, petani bisa menanam lebih baik, hasil panen meningkat, dan ekonomi keluarga ikut membaik. Saya ingin apa yang diperjuangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Kini, Bendungan Lekobatu tidak lagi hanya menjadi cerita tentang kerusakan yang berlangsung puluhan tahun.

Baca Juga :  Prediksi Defisit APBN Rp 662 Triliun dan Bengkaknya Dana Makanan Bergizi Gratis

Di mata para petani Desa Temas, Modosina, dan Lidor, bendungan itu telah berubah menjadi sumber harapan baru, tempat di mana air kembali menghidupkan sawah dan masa depan mereka.

  • Bagikan