KUPANG, fokusnusatenggara.com — Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional El Tari Kupang, Minggu (10 Mei 2026), saat ratusan jamaah haji asal Nusa Tenggara Timur diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Tangis keluarga pecah mengiringi langkah para jamaah yang memasuki ruang keberangkatan.
Sejak pagi hari, area pintu keberangkatan telah dipadati keluarga, sahabat, dan kerabat yang datang untuk melepas jamaah. Lambaian tangan, pelukan hangat, serta doa menjadi pemandangan yang mengiringi momen perpisahan tersebut.
Suasana keberangkatan tahun ini terasa berbeda dari sebelumnya. Isak tangis tak terbendung saat para jamaah perlahan berjalan menuju ruang tunggu, meninggalkan keluarga yang masih setia menatap dari kejauhan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTT, Hasan Manuk, mengatakan jumlah jamaah yang diberangkatkan terbagi dalam dua kelompok terbang. “Kloter 80 sebanyak 376 orang, sementara kloter 81 berjumlah 107 orang,” ujarnya.
Ia menambahkan terdapat pula pergerakan jamaah berupa mutasi, yakni 52 jamaah mutasi keluar dan 2 jamaah mutasi masuk. Jamaah terbanyak berasal dari Kota Kupang dengan jumlah mencapai 158 orang.
Menurut Hasan, proses keberangkatan berjalan lancar dan tertib. Ia juga menyebut masa tunggu jamaah haji di NTT saat ini berkisar antara 26 hingga 27 tahun, mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk berhaji.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











