KUPANG,fokusnusatenggara.Com – Diera zaman tehnologi digitalisasi sekarang ini Gereja dituntut untuk berbenah, bukan hanya dari fisik saja, tetapi juga merubah kualitas iman jemaat dalam pelayanan rohani. “ Saya harapkan para pemimpin gereja berperan meningkatkan kualitas iman, rohaniah jemaat. Dengan demikian maka sudah ikut membantu kualitas masyarakat Kabupaten Kupang yang pemeluk kristiani ,” kata Penjabat Bupati Kupang Alex Lumba ketika merresmikan Gedung Gereja Betel Mukefeto, Klasis Kupang Barat, di Desa Usapi Sonbai, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT, Minggu ( 11/8).
Dengan adanya gedung Gereja yang baru lanjut Alex Lumba tentu harus pula diiringi dengan semangat baru, tekat baru, dan komitmen baru. “ Dengan demikian tentunya sudah ikut berkolaborasi membangun masyarakat Kabupaten Kupang yang nota bene terdata sebagai jemaat gerejani.Gereja juga harus ikut meningkatkan ketahanan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, ciptakan harmoni sosial. Harus pula kembangkan SDM melalui pendidikan yang berkualitas dengan moral jemaat yang tangguh ,” jelas Alex Lumba.
“ Mari bersama Pemerintah Kabupaten Kupang membangun sinergitas dan kolaborasi yang bermuara pada kesejahteraan. Gedung Gereja yang baru harus membuat Jemaat lebih sejahtera lahir batin”, tambah dia.
Gereja lanjut Alex Lumba harus memiliki peran yang besar dalam masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi utama Gereja yaitu memberitakan kabar keselamatan.
“ Bangunlah persaudaraan, persekutuan, dan kerjasama yang harmonis. Karena tanpa itu semua sia-sia, dan akhirnya Gereja harus tetap menjadi Bait Allah, tempat paling kudus untuk bersekutu dan berdoa ,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











