ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Musim Panas Bikin Warga Naimata Kesulitan Air, AIPTU Abner Sisihkan Penghasilan hingga Pipa Mengalir ke Rumah

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Nai
Warga Naimata apresiasi dan terima kasih kepada AIPTU Abner Manu sisihkan penghasilan bantu air ( Ist )

Kini, menurut Yosef, penyambungan ke sejumlah rumah mulai dilakukan sekitar satu bulan terakhir. Ia berharap jaringan tersebut terus diperluas agar warga yang belum memiliki akses air bersih juga dapat menikmati manfaatnya.

“Mudah-mudahan ke depan bisa dilayani dengan maksimal, terutama bagi yang belum punya leding,” ujarnya.

Menariknya, kepedulian AIPTU Abner Manu tidak berhenti pada kebutuhan air rumah tangga. Ia juga menyasar sektor pertanian dengan membantu Kelompok Tani Semangat Baru berupa satu tandon untuk menampung air dari sumur bor.

Baca Juga :  Former LBJ adviser slams 'Selma' for painting the President in a poor light

Tandon tersebut membantu petani mengatur kebutuhan penyiraman tanaman menggunakan sprinkler. Ketua Kelompok Tani Semangat Baru, Aris Taosu, mengaku bantuan itu sangat berarti bagi aktivitas pertanian kelompoknya.

“Kelompok tani bersyukur sekali karena Pak Bhabin membantu kami dengan fiber,” ujar Aris.

Selain tandon, Abner juga memberikan sekitar 500 bibit ikan lele kepada kelompok tani. Bantuan itu diharapkan dapat membuka kegiatan produktif tambahan bagi warga selain usaha pertanian.

Baca Juga :  Danrem 161/WS Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Kontijensi Bencana Batalyon Komposit PRCPB

Abner mengatakan semua bantuan tersebut berawal dari apa yang ia lihat sendiri di tengah masyarakat. Menurutnya, kebutuhan air merupakan persoalan nyata yang harus mendapat perhatian bersama.

“Saya melihat warga di sekitar ini memang membutuhkan air,” kata Abner.

Ia berharap kepedulian yang dilakukannya dengan kemampuan pribadi dapat menggerakkan pihak lain untuk ikut membantu warga Naimata.

“Mudah-mudahan ada lagi orang baik yang datang untuk memberikan bantuan kepada mereka,” ujarnya.

Bagi warga Naimata, kisah ini bukan sekadar tentang pipa, tandon atau sumur bor. Ini tentang beban yang perlahan berkurang ketika air yang selama ini harus dibeli mulai bisa mengalir lebih dekat ke rumah.

Baca Juga :  Gubernur Melki Ajak PAFI NTT Berkolaborasi Dalam Program OVOP

Dan bagi Maria, perubahan itu terasa sederhana tetapi sangat berarti: di tengah panas yang membuat air semakin sulit, kini mereka tidak lagi harus selalu pergi mencari atau membeli air. Air sudah datang lebih dekat kepada mereka

 

  • Bagikan