Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian rumah adat di NTT, antara lain, melakukan inventarisasi dan dokumentasi rumah adat, melakukan pemeliharaan dan perawatan rutin.
“Rumah adat tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol identitas, nilai, dan kearifan lokal masyarakat di berbagai daerah di NTT,” ungkapnya.
Selain revitalisasi rumah adat dan kampung adat, pasangan calon gubernur dengan tagline SIAGA ini akan fokus membangun infrastruktur pariwisata.
“Fasilitas pendukung yang ada di setiap destinasi pariwisata akan diberi perhatian khusus. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan,” jelas SPK
Revitalisasi rumah adat, kata SPK, merupakan satu dari 35 program prioritas paket SIAGA yang akan dikolaborasikan untuk mewujudkan kemadirian ekonomi masyarakat.
“Program SIAGA Infrastruktur hingga SIAGA Ekonomi menjadi lokomotif yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal demi terwujudnya pembangunan di NTT yang berorientasi pada keberlanjutan dalam bidang ekonomi (economic prosperity), sosial (social equity), budaya (cultural vitality) dan lingkungan hidup (environmental sustainability),” jelas putra terbaik pulau Timor itu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











