Dari pihak PLN, Manager PLN ULP Kefamenanu Anak Agung Ngurah Maha Adisurya mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada di wilayah pelayanan PLN.
“Sebagai unit yang melayani langsung wilayah TTU, kami sangat bersyukur bisa hadir di Desa Nilulat. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa menjadi pemantik semangat bagi anak-anak di perbatasan untuk terus berani bermimpi dan mengejar masa depan mereka,” kata Agung.
Agung menegaskan, peran PLN tidak hanya berkaitan dengan menghadirkan listrik. Melalui program sosial, PLN juga berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengatakan pendidikan memiliki posisi penting dalam menyiapkan generasi penerus, termasuk anak-anak yang tumbuh di kawasan perbatasan.
“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun masa depan. Melalui PLN Peduli, kami ingin memastikan kehadiran PLN dirasakan secara nyata dan luas oleh masyarakat,” jelas Eko.
Penyerahan paket sekolah kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima. Dari Desa Nilulat, pesan itu sederhana: di mana pun anak-anak tumbuh, termasuk di ujung perbatasan negeri, mereka tetap berhak memiliki perlengkapan untuk belajar, keberanian untuk bermimpi dan kesempatan mengejar masa depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











