Dalam kesempatan yang sama, Kapolda NTT mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat, khususnya yang wilayahnya akan dilalui rute balapan. Ia meminta kerja sama aktif untuk menjaga ketertiban dan mengamankan hewan ternak agar tidak membahayakan para peserta.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat NTT, terutama yang berada di jalur lintasan balap sepeda, agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. Khusus bagi masyarakat yang memiliki ternak—saya mohon, tolong dikandangkan atau diamankan. Jangan sampai ternaknya masuk ke jalur dan membahayakan peserta lomba,”tegasnya.
Tour de NTT 2025 akan diikuti oleh peserta dari 13 negara. Sejumlah atlet internasional telah tiba di Kupang untuk melakukan persiapan, sekaligus menjadi duta yang akan menyaksikan secara langsung pesona alam dan budaya Nusa Tenggara Timur.
“Ini bukan hanya sekadar event olahraga. Ini adalah momen penting untuk mempromosikan pariwisata dan keindahan Provinsi NTT ke mata dunia. Harapan saya, pelaksanaannya berjalan sukses dan memberi dampak positif jangka panjang bagi sektor pariwisata,” ujar Kapolda.
Dengan semangat kolaborasi dan keterlibatan semua pihak, Polda NTT bersama TNI, Pemda, dan masyarakat siap menyukseskan Tour de NTT 2025 sebagai ajang internasional yang tidak hanya mengedepankan olahraga, tetapi juga memperkuat posisi NTT sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











