“Langkah ini sebagai upaya Proaktif kedua negara dalam memitigasi potensi ancaman keamanan yang mungkin muncul sepanjang jalur perbatasan dan di lokasi acara Misa Kudus Paus Fransiskus,” ungkap Trijuang.
Lanjut Dansatgas, “Mengingat kunjungan Paus Fransiskus ke Timor-Leste sebuah kunjungan kenegaraan dan pastoral, dalam kapasitasnya sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia dan kepala negara Vatikan, sehingga kami harus siap siaga untuk memberikan pelayanan yang nyaman, aman dan lancar serta mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi bagi umat yang akan melaksanakan perlintasan menuju ke Dili, Timor Leste untuk melaksanakan Misa Kudus.”
Ia berharap semua umat katholik yang berasal dari Indonesia yang sedianya akan ke Timor Leste mengikuti kunjungan Paus Fransiskus mematuhi aturan yang berlaku.
“Harapan kami para umat Katolik dari Indonesia yang mengikuti Misa Kudus bersama Paus Fransiskus di Tasi Tolu, Dili, Timor-Leste agar dapat mematuhi ketentuan yang ada di kedua negara sehingga umat dapat menjalani Missa Kudus dengan sempurna,” kata Letkol Inf Trijuang Danarjati
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











