MAUMERE, fokusnusatenggara.com— Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Polres Sikka, secara aktif melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung yang ditanam oleh masyarakat di beberapa desa.
Pada Kamis, 3 April 2025, personil Bhabinkamtibmas Polres Sikka Bripka Ady Leo melakukan monitoring di Desa Egon, Kecamatan Waigete, dengan luas lahan mencapai 7.500 m². Tanaman jagung yang ditanam menggunakan bibit hibrida HJ-21 ini telah berumur 83 hari.
Dalam pemantauan tersebut, telah dilakukan pemupukan pertama setelah proses penyemprotan gulma dan hama. Rencananya, pemupukan ketiga akan menggunakan pupuk NPK dan urea sebanyak 100 kg, serta penyemprotan pestisida untuk mengendalikan hama ulat grayak.
“Selain dilakukan pemupukan juga dilakukan penyemprotan hama setiap minggu. Ini untuk menjaga kualitas tanaman sehingga dapat menghasilkan jagung yang lebih baik sesuai harapan,” kata Bripka Ady Leo.
Sementara itu, di Desa Hokor, Kecamatan Bola, personil Bhabinkamtibmas Polres Sikka Bripka Herybertus Fahik melakukan pemantauan pada lahan seluas 4.000 m² yang dimiliki oleh Aiptu Martinus Charles.
“Tanaman jagung yang ditanam menggunakan bibit Hibrida HJ-21, dan sudah berumur 73 hari. Pemupukan kedua telah dilaksanakan pada 13 Februari 2025, dengan menggunakan pupuk Urea dan NPK sebanyak 75 kg,” kata Bripka Herybertus Fahik.
Selain itu jelas Bripka Herybertus, penyemprotan pestisida untuk mengendalikan hama belalang dan penyiangan rumput juga dilakukan pada tanggal 21 Februari 2025.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











