ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Johni Asadoma Lepas Jemaah Haji Asal NTT Kloter 80 dan 81 Embarkasi Surabaya

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Has
Wagub Johni Asadoma Lepas Jemaah Haji Asal NTT Kloter 80 dan 81 Embarkasi Surabaya ( Ist )

Ia berpesan agar seluruh jemaah menjaga niat ibadah dengan tulus, memelihara kesehatan selama berada di Tanah Suci, menjaga kekompakan antar sesama jemaah, serta mematuhi arahan petugas dan pembimbing ibadah haji. Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga nama baik NTT dengan menunjukkan sikap ramah, santun, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menegaskan bahwa NTT dikenal sebagai daerah yang memiliki semangat toleransi dan kerukunan yang kuat. Keberangkatan jemaah haji, menurutnya, menjadi salah satu cerminan kehidupan masyarakat NTT yang harmonis dalam keberagaman agama, budaya, dan suku.

“Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen menjaga harmoni sosial dan memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan penuh penghormatan,” katanya.

Baca Juga :  Kapolda NTT Dampingi Wartawan Desk Polda NTT Lewat Sesi Psikologis: Bangun Sinergi, Jaga Kesehatan Mental

Wakil Gubernur juga mengapresiasi Kakanwil kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur dalam memfasilitasi keberangkatan para jemaah haji hingga berjalan dengan baik. Johni juga menitipkan pesan kepada seluruh petugas haji agar memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah, terutama jemaah lanjut usia dan mereka yang membutuhkan perhatian khusus. Ia berharap seluruh proses pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan aman, tertib, dan lancar.

Baca Juga :  Lepas Pawai Paskah 2026, Wagub NTT Apresiasi Pengurus GAMKI Alor Paling Aktif di Seluruh Indonesia

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh.

“Semoga sepulang dari Tanah Suci nanti, para jemaah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, rendah hati, peduli kepada sesama, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

  • Bagikan