Ia mengatakan bantuan tenda tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia yang masih tinggal di lokasi pengungsian.
“Polda NTT bersama seluruh jajaran akan terus hadir membantu masyarakat. Kami memastikan bantuan yang dikirim dapat segera diterima dan dimanfaatkan, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat perlindungan setelah rumahnya terdampak gempa,” tegasnya.
Pesawat Casa 212-200/P-4101 yang membawa bantuan tersebut diawaki Kompol Andri Maulana, S.M., Iptu Aburizal Bachtiar, S.E., Brigpol Wicara Aan, serta mekanik Aipda Nurwahyudi dan Aipda Anryno.
Kedatangan bantuan tenda ini menjadi bagian dari gerak cepat Polri dalam menjawab kebutuhan pengungsi yang hingga kini masih membutuhkan tempat tinggal sementara yang layak. Polda NTT memastikan dukungan kemanusiaan akan terus digerakkan bersama pemerintah daerah, TNI, relawan dan seluruh unsur terkait.
Dengan pengiriman 8 unit tenda tersebut, Polri berharap para pengungsi, khususnya anak-anak dan lansia, dapat memperoleh tempat perlindungan yang lebih layak selama masa tanggap darurat. Polda NTT juga menegaskan komitmennya untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna membantu masyarakat dan mempercepat penanganan serta pemulihan pascabencana gempa di Flores.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











