“Untuk teman – teman yang melakukan aksi demonstrasi, saya mohon jaga Kamtibmas. Silahkan menyampaikan aspirasinya sesuai aturan, tanpa harus menganggu aktivitas lainnya,” ujar AKBP Riki Ganjar Gumilar
Sebelumnya, puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi R4 Malaka melakukan aksi penyegelan Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malaka pada Selasa, (5/8/2025).
Aksi penyegelan ini merupakan bentuk protes terhadap hasil pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua di Kabupaten Malaka yang dinilai tidak transparan dan sarat kejanggalan.
Disaksikan batastimor-com di lokasi, massa aksi tampak menyegel pintu masuk kantor BKPSDM menggunakan beberapa papan bekas yang dipaku di pintu kantor tersebut.
Mereka menyatakan kekecewaan karena pihak BKPSDM tidak menanggapi laporan mereka terkait dugaan data siluman dalam proses seleksi.
Aksi penyegelan kantor BKPSDM itu juga dikawal ketat oleh para Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Malaka sehingga situasi tetap aman dan terkendali.
Kami menilai tidak ada yang bekerja di kantor BKPSDM, jadi lebih baik ditutup saja. Kami sudah beberapa kali datang membawa berkas temuan data siluman, tetapi tidak pernah ditanggapi serius. Bahkan, terkesan ada pembiaran,” ujar salah satu peserta aksi dari Aliansi R4.
“Kami datang lagi hari ini, tapi tidak ada satu orang pun yang keluar menemui kami. Saat kami mulai menyegel, orang-orang di kantor malah keluar lewat belakang, kami tidak tahu ke mana mereka pergi,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











