Semangat perjuangan itu tercermin dalam tema Hari Juang tahun ini yaitu “TNI-AD Berjuang Bersama Rakyat”, yang menjadi cerminan dari jatidiri kita sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.
Tema ini mengingatkan kita bahwa kekuatan TNI AD tidak hanya berasal dari kedisiplinan dan kemampuan militernya, tetapi juga dari sinergi yang kokoh dengan rakyat. “Dari rakyat kita berasal, bersama rakyat kita berjuang, dan untuk rakyat kita mengabdikan diri. Prinsip inilah yang menjadi jiwa perjuangan kita dalam menjalankan amanah sebagai pelindung bangsa”, tegas Kasad.
Kita perlu mengingat kembali kiprah Jenderal Soedirman, sebagai Panglima Besar pertama, adalah simbol semangat perjuangan yang menjadi fondasi Hari Juang TNI AD. Beliau mengajarkan bahwa keberanian, ketulusan, dan pengabdian tanpa pamrih adalah inti dari jatidiri seorang prajurit. Nilai-nilai ini menjadi landasan TNI AD untuk tidak hanya merayakan sejarah perjuangan, tetapi juga meneguhkan komitmen melindungi dan melayani rakyat dalam setiap langkah pengabdian.
Turut hadir pada kegiatan ini Pj. Gubernur NTT diwakili Plt. Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana beserta Wakil Ketua dan Pengurus, Kasatpol PP Prov. NTT, Kapolda NTT diwakili Waka Polda, Danlantamal VII di Wakili Danyonmarhanlan VII, Danlanud diwakili Kadispers, Kabinda NTT diwakili Staf Khusus Binda NTT, Kajati NTT diwakili Aspidmil Kejati, Ketua Pengadilan Tinggi diwakili Hakim Tinggi, Kabalak Aju Kodam IX/Udayana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











