ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Intel Militer Indonesia di Intan Jaya, Polri Membantah

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, membenarkan, penembakan dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya, Lewis Kogoya , yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Namun dia membantah bahwa korban yang ditembak mati itu anggota intel yang disusupkan, tetapi pekerja bangunan jalan, namanya Raimon Gustam Kailimang.

“ Korban merupakan masyarakat sipil dan bukan mata-mata pemerintah, atau intel yang disusupkan seperti yang selalu dicurigai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ,” kata Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno dalam keterangannya kepada media.

Diungkapkan kejadian. Pada hari Selasa, 13 Agustus 2024, sekitar pukul 14.55 WIT, di Kali Wabu, korban Raimon Gustam Kailimang bersama rekannya, Robi Belau, turun ke kali untuk mengambil air. Setibanya di lokasi, mereka turun dari mobil dan mengeluarkan selang untuk menyedot air dari kali. Tiba-tiba, seorang anggota KKB dengan membawa senjata panjang mendekati mereka.

Baca Juga :  TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Seorang Prajurit TNI di Yahukimo  

“Pelaku, yang diidentifikasi sebagai anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Lewis Kogoya. berdasarkan keterangan saksi dan hasil identifikasi foto, pelaku menembak korban Raimon Gustam Kailimang dari jarak sekitar satu meter. Pelaku juga melakukan pemukulan terhadap Robi Belau, rekan korban, sebelum melarikan diri ke arah Gunung Wabuk,” Jelas Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.

Baca Juga :  Polda NTT Tangkap DPO Hironimus Aja Terkait Kasus Penipuan Proyek Bendungan Senilai Rp 275 Juta

“Jenazah korban telah dievakuasi oleh Satgas Tindak Ops Damai Cartenz dan Satgas 509/BY ke Puskesmas Sugapa. Dan telah dikirim ke Makasar Kampung halamannya pada rabu 14 Agustus 2024 ini ,” Tutup Kasatgas Humas.

  • Bagikan