ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bhabinkamtibmas Batuplat Amankan TKP Penikaman, Redam Amarah Keluarga Korban di Fatukoa

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Bhabinkamtibmas brsama korban penikaman ( Ist)

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Dedikasi tanpa batas ditunjukkan oleh personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Batuplat, Polsek Alak, dalam merespon cepat laporan warga terkait kasus kriminalitas. Pada Kamis (02/04/2026) dini hari, Bhabinkamtibmas Batuplat berhasil mengamankan lokasi kejadian perkara (TKP) penikaman serta mencegah aksi main hakim sendiri oleh keluarga korban.

Peristiwa bermula sekitar pukul 00.50 WITA, saat korban bernama J (48) mendatangi warga di RT 26 RW 10 Kelurahan Batuplat untuk meminta pertolongan. Korban mengaku baru saja ditikam oleh seorang pria yang merupakan tetangga barunya di sebuah kos-kosan wilayah Kelurahan Fatukoa.

Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Batuplat langsung bergerak cepat mendatangi saksi-saksi dan menyambangi IGD RS Benboi untuk memastikan kondisi korban yang mengalami luka tusuk di bagian pinggang belakang atas.

Baca Juga :  Rudi Soik Ungkap Kasus Mafia BBM, Kabidpropam : Semua Berita Tersebut Tidak Benar

Berbekal informasi dari korban, Bhabinkamtibmas bersama piket SPKT Polsek Alak yang dipimpin Aipda Krisantus Sapa langsung meluncur ke TKP di Kelurahan Fatukoa. Di lokasi tersebut, petugas berhasil menemukan pelaku, MN (69), yang dalam posisi tertidur lelap diduga akibat pengaruh alkohol.

Mengingat lokasi kejadian berada di wilayah hukum Kecamatan Maulafa, Aipda Krisantus segera berkoordinasi dengan piket SPKT Polsek Maulafa untuk proses pelimpahan perkara. Sambil menunggu kedatangan tim Polsek Maulafa, Bhabinkamtibmas Batuplat menunjukkan peran strategisnya sebagai penengah dengan tetap berjaga di TKP.

Baca Juga :  Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Ende Tangkap Dua DPO Kasus TPPO dan Penganiayaa

Langkah ini diambil guna meredam emosi keluarga korban yang mulai berdatangan ke lokasi kejadian. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah massa berhasil mencegah terjadinya aksi balas dendam atau persekusi terhadap pelaku yang saat itu masih berada di tempat.

  • Bagikan