Lebih lanjut Sebby Sambom mengatakan, senjata api milik anggota militer Indonesia yang ditembak di Lanny Jaya tersebut, kini menjadi milik pasukan TPNPB.
“ Senjata api milik militer Indonesia itu sekarang ada di markas kami. Kami mempersilakan militer Indonesia untuk mendatangi markas pusat Komisi Nasional TPNPB-OPM jika ingin senjata tersebut kembali. Pasukan kami siap layani dan kawal selama dalam perjalanan ke markas,” kata Sebby Sambom.
Sebby juga meminta agar aparat keamanan tidak melakukan penangkapan atau penembakan terhadap warga sipil Papua.
“ Kami minta agar militer Indonesia tidak serta merta membalas dengan menangkap warga sipil yang ada di Lani Jaya. Kalau mau datanglah ke markas kami baik –baik untuk berunding ,” tutup Sebby Sambom.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











