ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pasukan TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Anggota Intelijen Indonesia di Paniai

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Siapa pun anda orang Indonesia, entah imigran-imigran dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Makassar, Maluku, tidak usah masuk di wilayah perang. Cari apa anda? Tidak punya tanah di kampungmu di sana kah? Pulang di sana kerja, cari makan di sana. Jangan datang cari makan di kami punya tanah orang Papua,” imbuhnya.

Sebby mengungkapkan, pihaknya telah mengambil keputusan untuk melakukan fungsi perang. Untuk itu, warga non-Papua dilarang keras memasuki wilayah konflik bersenjata.

“Kami sudah sampaikan bahwa orang imigran Indonesia dilarang masuk di wilayah konflik bersenjata. Titik. Selesai. Kami siap bertanggung jawab di pengadilan internasional. Jadi, eksekusi jalan terus. Pasukan TPNPB di 36 komando siap,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kakek 60 Tahun Asal Kupang Tewas Saat Berduan Dengan ABG Di Kamar Kos

Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan perihal kasus pembunuhan ini.

“Masih dilidik apakah kejadian ini dilakukan oleh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) atau masyarakat biasa,” katanya saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Jumat siang.

Saat ditanya terkait kebenaran lokasi kejadian, Yusuf kembali menyebut masih didalami.

Baca Juga :  Pasukan TPNPB OPM Ancam Bunuh Pilot Philips Mark Mehrtens Kalau TNI Terus Drop Pasukan ke Kabupaten Nduga

“Menurut informasi yang kita lihat bersama sih begitu (di Paniai), makanya sedang didalami, om,” pungkasnya.

  • Bagikan