Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa pengawasan terhadap institusi kepolisian harus berjalan bersama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan tokoh adat yang telah berperan aktif. Sinergi ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyakit masyarakat,” tambahnya.
Selain pemeriksaan terhadap anggota tersebut, Polres Malaka Polda NTT memastikan proses penegakan hukum akan terus berjalan secara profesional dan terbuka.
Hingga kini, Kanit Buser bersama tim penyidik masih berada di lokasi guna melakukan pendalaman, mengumpulkan keterangan tambahan, serta berkoordinasi dengan tokoh masyarakat agar situasi keamanan tetap kondusif.
AKBP Riki juga menegaskan bahwa tindakan terhadap Aipda MR bukan hanya bagian dari penegakan disiplin internal, tetapi juga pesan kuat bahwa Polri tidak akan melindungi anggota yang mencederai kepercayaan publik.
“Anggota Polri seharusnya menjadi teladan di tengah masyarakat, bukan justru terlibat dalam pelanggaran.karena itu,penanganan kasus ini akan dilakukan secara transparan hingga tuntas,” kata AKBP Riki Ganjar Gumilar.
AKBP Riki mengajak seluruh masyarakat untuk terus berani melapor apabila menemukan tindakan melanggar hukum, termasuk jika dilakukan oleh anggota polri sekalipun.
“Tidak ada yang kebal hukum. Bersama masyarakat, kami akan terus menjaga NTT agar tetap aman, tertib, dan berintegritas. Bersama semangat NTT Penuh Kasih, Polri akan terus hadir mengawal keadilan bagi semua ,” tutup AKBP Riki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











