Lbih lanjut Zet juga menyampaikan keprihatinannya terhadap beberapa proyek strategis di NTT yang mengalami kerusakan, seperti jalan, jembatan, dan irigasi.
“Minimal lima tahun bangunan itu harus bertahan. Kami akan bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki semuanya,” tegasnya.
Penyuluhan Antikorupsi untuk Generasi Muda
Disebutkan dalam tiga bulan terakhir, pihaknya aktif melakukan penyuluhan antikorupsi kepada siswa SMA dan SMP di berbagai daerah.Ini sangat penting untuk pencegahan sejak dini agar korupsi tidak menjadi budaya.
“Saya khawatir korupsi menjadi membudaya dan masyarakat apatis. Penegakan hukum harus dilakukan dengan strategi amputasi dan pencegahan,” katanya.
Kajati Zet Tadung Allo juga menegaskan harapannya agar NTT tidak lagi dicap sebagai wilayah termiskin di Indonesia. Dengan peningkatan penegakan hukum dan perbaikan tata kelola, ia optimistis wilayah ini dapat berkembang lebih baik ke depannya.
“Kami bertekad memperbaiki sistem dan memberantas korupsi untuk membangun NTT yang lebih sejahtera dan bermartabat,” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











