Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., dalam keterangannya mewakili Kapolda NTT, menyampaikan bahwa mutasi ini merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bentuk penyegaran dan penguatan organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan adalah bagian dari sistem pembinaan karier yang rutin dilakukan di lingkungan Polri, termasuk Polda NTT. Tujuannya adalah untuk meningkatkan performa organisasi dan memberikan kesempatan bagi personel yang berprestasi untuk mengembangkan kariernya di posisi strategis,” ujar Kombes Pol Henry.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam Surat Telegram tersebut, beberapa pejabat di Ditpolairud digantikan untuk memperkuat tugas-tugas kepolisian di wilayah perairan yang memiliki kompleksitas tersendiri. Sementara itu, pengangkatan dan pemberhentian pada posisi Bhabinkamtibmas dilakukan untuk memperkuat fungsi pembinaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Peran Bhabinkamtibmas sangat vital sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Dengan penempatan personel yang tepat, kita harapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta mempererat kepercayaan publik terhadap Polri,” tambahnya.
Polda NTT menyampaikan apresiasi kepada para personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat yang baru diamanahkan.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Kapolda NTT untuk terus melakukan pembenahan internal demi mendukung transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











