Ia juga menyampaikan rasa syukur karena di NTT, khususnya di Kabupaten Belu, tidak terjadi hal-hal yang mengkhawatirkan. Meskipun ada 6 TPS yang melaksanakan PSU di seluruh NTT, tidak ada kejadian serupa di Belu, yang disebabkan oleh kesalahan administrasi saja. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Belu yang telah menjaga kondusivitas selama Pemilu dan Pilkada serentak tahun lalu. Keamanan ini tercipta berkat hati yang luas dan keinginan masyarakat untuk tetap aman,” tambahnya.
Selain memberikan apresiasi, Kapolda NTT juga mengajak seluruh unsur Forkopimda, stakeholder, dan elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi menjaga situasi aman dan harmonis ke depan. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antar semua elemen masyarakat untuk menghadapi tantangan keamanan yang mungkin muncul.
Acara tatap muka yang penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, instansi terkait, serta tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Wakapolda NTT Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum, serta sejumlah pejabat utama Polda NTT, Bupati Belu, Kapolres Belu, Ketua Pengadilan Negeri Atambua, Kepala Kejaksaan Negeri Atambua, Dandim 1605 Belu, Danyon 744/SYB, dan sejumlah tokoh lainnya. Juga hadir Ketua KPU, Komisioner Bawaslu, serta perwakilan instansi terkait dan insan pers.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











