“Kami lihat ini peluang baik. Kalau telur dibutuhkan setiap hari untuk anak-anak sekolah, kenapa tidak kami siapkan dari sekarang,” ujar salah satu jemaat usai ibadah.
Selain ternak ayam, beberapa jemaat juga berencana memperluas lahan tanam sayur seperti sawi, kangkung, bayam, dan tomat. Mereka berharap hasil kebun nantinya bisa masuk dalam daftar pemasok bahan pangan untuk MBG.
Sementara itu Pendeta Dorkas Beeh Nyake Wiwi, S.Th, menegaskan komitmen gereja untuk bergerak bersama. “Kami apresiasi dan terima kasih kepada Pak Bupati. Kami bersama jemaat Gereja Golgota Haumoro akan dukung MBG. Semua jemaat akan tanam tanaman hortikultura dan beternak ayam, baik pedaging maupun petelur untuk dukung MBG,” ungkapnya.
Bagi Yosef Lede, langkah kecil dari jemaat seperti membangun kandang ayam atau menanam sayur di pekarangan adalah awal dari gerakan ekonomi rakyat.
Ia berharap semangat dari Gereja Golgota Haumoro bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kupang untuk memanfaatkan peluang besar dari program MBG
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











