KUPANG, fokusnusatenggara.com — Program makan gratis bagi siswa-siswi SMPN 5 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang seharusnya dilaksanakan pada Senin (17/2/2025), gagal total.
Penyebabnya, pihak penyedia makanan tidak mengirimkan makanan tepat waktu, sehingga para siswa terpaksa dipulangkan dalam kondisi lapar. Kepala SMPN 5 Kota Kupang, Ferderik Miratade, S.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya, mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa memberikan banyak komentar terkait insiden ini.
Namun, ia menegaskan bahwa sesuai perjanjian, makanan seharusnya tiba pukul 10.00 WITA. Sayangnya, hingga pukul 13.30, makanan yang dijanjikan tidak kunjung datang.
“Mohon maaf, sebenarnya saya belum bisa berkomentar kepada media. Tapi kenyataannya, kita dijanjikan makanan gratis pukul 10.00, tetapi sampai sekarang belum ada. Anak-anak sudah lapar, jadi kami terpaksa memulangkan mereka,” kata Ferderik Miratade seperti dilansir faktahukumntt.com.
Sekolah Sudah Siap, Penyedia Makanan Tidak Profesional
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan agar program makan gratis ini berjalan lancar. Tim kesehatan dan pihak terkait lainnya bahkan sudah hadir untuk memastikan kelayakan makanan yang akan diberikan kepada para siswa. Namun, keterlambatan pihak penyedia membuat seluruh persiapan ini sia-sia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











